LSM Ungkap Korupsi Puluhan Miliar

Kompas.com - 14/05/2010, 21:37 WIB

KENDARI, KOMPAS.com - Sejumlah LSM di Sulawesi Tenggara mengungkap dugaan penyalahgunaan keuangan negara di Kabupaten Muna, yang ditaksir mencapai puluhan miliar rupiah.

Ketua LSM Swami Muna, La Ode Ota di Kendari, Jumat (14/5/2010) mengatakan, dugaan korupsi hasil investigasi tersebut akan dilaporkan kepada KPK dan Satuan Tugas Mafia Hukum.

"Sebenarnya dugaan korupsi di Kabupaten Muna sudah beberapa kali disuarakan baik melalui media massa maupun dilaporkan kepada penegak hukum tetapi hanya sebagian kecil yang sampai ke pengadilan," kata La Ode Ota.

Data hasil investigasi LSM Swami, Kritik, Walhi dan ICB menyebutkan dugaan korupsi lelang kayu jati tahun 2002 mencapai Rp 7,1 miliar, pembangunan pasar rakyat tahun 2007 sebesar Rp 4,08 miliar.

Juga ada indikasi kerugian keuangan daerah Kabupaten Muna tahun 2008 sesuai laporan hasil pemantauan auditor utama keuangan negara VI BPK RI Perwakilan Sultra senilai Rp 29,4 miliar.

"Jangan ragu mempublikasikan indikasi korupsi di Kabupaten Muna karena data yang kami sajikan adalah hasil investigasi lapangan berdasarkan fakta serta didukung data hasil audit BPK. Pada saatnya nanti kami akan beberkan secara detail dengan jumlah sangat besar," kata Ketua LSM Kritik Sultra Muammar Khadafi.

Dugaan korupsi di Kabupaten Muna yang akan menjadi topik seminar sehari pengelolaan anggaran negara menghadirkan pembicara dari KPK dan ICW tidak bermuatan politik walaupun dalam waktu dekat akan digelar pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) di daerah tersebut.

"Penyimpangan keuangan negara di Kabupaten Muna sudah beberapa kali dilaporkan kepada aparat penegak hukum tetapi tidak ada tindakan nyata sehingga sampai akhir zaman akan selalu diungkit," kata Khadafi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau